Mengapa Menulis di Blog?

Menurut beberapa ahli, menulis bisa menjadi terapi. Sebagai manusia, ada banyak pertanyaan dan keresahan yang kadang-kadang jawabannya tidak segera ditemui. Dengan menuliskan semua itu,  keseimbangan jiwa dapat tetap terjaga. 

Bagi saya, menulis juga merupakan sarana untuk merekam beberapa peristiwa yang menurut saya bermanfaat untuk saya petik hikmahnya dan menjadi pelajaran hidup yang luar biasa. Dahulu saya terbiasa menulis di buku harian. Tapi kebiasaan ini harus saya hentikan, karena suami saya merasa tidak nyaman. Sepertinya Dia merasa saya sedang menuliskan hal-hal yang tidak baik tentangnya he..he..

Keinginan untuk tetap waras dengan menulis membuat saya bergabung dengan komunitas menulis, hingga bisa membuat antologi dan buku. Tapi masalah yang saya hadapi ialah bahwa buku memiliki tema tertentu. Saya harus mengikuti tema yang telah ditentukan. Kesulitan lain ialah bahwa buku harus dicetak, tidak semua orang mengalokasikan dana untuk membeli buku. Tulisan saya hanya akan sampai pada orang yang membeli buku.

Jadi saya berfikir untuk mulai belajar membuat blog, karena :

  1. Blog ini milik saya, saya bisa menuliskan apapun yang saya fikir dan rasakan. Dengan demikian saya bisa menyampaikan buah fikiran saya tanpa terpaku pada tema yang telah ditentukan.
  2. Dengan tersalurkannya keresahan dan unek-unek saya, saya dapat menjaga kesehatan jiwa saya. Tanpa peduli apakah tulisan saya dibaca orang lain atau tidak. Tentu saya berharap, tulisan saya bermanfaat, walau seperti setitik air di tengah lautan. 
  3. Tulisan di blog akan tetap abadi, selama teknologinya masih ada. Tidak seperti lembaran buku yang bisa sobek, basah, atau pudar dimakan rayap. 
Jadi mari menulis di blog.





You Might Also Like

0 komentar