Tetiba ibu mertua pengen berkereta api ria. Titahnya harus dilaksanakan dong, terutama karena Beliau sudah memilih hari, Kamis 20 Desember 2018. Pada awalnya kami kebingungan memilih tujuan, kereta dalam kota destinasi yang memungkinkan cuma Padalarang dan Cicalengka. Akhirnya diputuskan memilih Cicalengka, karena di sana ada destinasi wisata ramah anak yaitu kolam renang Oniba.
Kami menggunakan Kereta api lokal Bandung Raya (MALMIFD) yaitu rangkaian kereta api lokal komuter yang beroperasi di wilayah Daop II Bandung. Kereta ini melayani rute Paladarang ke Cicalengka. Kami memilih berangkat jam 8.50 dari stasiun Kiaracondong. Ketika menunggu kereta datang, seorang gadis menyapa saya. Ternyata Ia dan keluarganya juga berniat kakaretaan. Ia menyebutkan tujuannya, hendak ke Padalarang. Tapi ketika ditanya di Padalarang mau kemana dan mau apa, dia malah tertawa. Tidak tahu katanya. Mungkin seperti kami, asal naik kereta he..he..
Ketika kami naik, kereta sudah terisi penumpang. Kami harus duduk terpisah, tapi masih bisa duduk dengan leluasa. Gerbong yang kami naiki sepertinya gerbong untuk restorasi atau semacamnya. Ada semacam meja bar sebelum kami duduk di bagian depan.
Layaknya kereta ekonomi, kami berhenti di setiap stasiun. Stasiun yang kami lewati yaitu: Gedebage, Cimekar, Rancaekek, Haurpugur dan sampai di stasiun Cicalengka. Di Gedebage kami melewati Bangunan Masjid Terapung yang masih dalam proses pengerjaan. Selain itu kami melihat hamparan sawah yang sedang memasuki masa tanam.
Kami tiba di Stasiun Cicalengka sekitar tiga perempat jam kemudian. Perjalanan dilanjutkan menggunakan angkot. Ada dua angkot yang bisa digunakan, yaitu angkot jurusan Majalaya yang berwarna kuning dan angkot jurusan Cijapati yang berwarna hijau. Ongkos yang harus dikeluarkan ialah Rp. 3. 000/penumpang. waktu tempuh yang diperlukan sekitar 10-20 menit.
Oniba Centre terdiri dari sarana olahraga dan gedung pertemuan. Sarana olahraga yang tersedia ialah lapangan futsal, badminton, waterboom dan senam aerobik. Gedung pertemuan dengan berbagai fasilitas lengkap tersedia. ketika kami datang bahkan ada hiburan berupa organ tunggal.
Tiket masuk seharga Rp. 23. 000, baik untuk yang berenang maupun tidak. Apabila ingin menyewa ban berenang hitam, diminta Rp. 10.000, yang Rp. 5.000 nya akan dikembalikan ketika penyewa mengembalikan ban. Tersedia juga berbagai perlengkapan renang yang bisa dibeli bila pengunjung lupa membawa perlengkapan.
Ada 6 kolam renang dengan air yang sangat jernih untuk memenuhi kebutuhan keluarga anda bermain di sini. Dua kolam kecil, yang lebih cocok untuk bermain air lengkap dengan bola-bola berwarna warni, jaring dan perosotan dijamin membuat putra/putri anda enggan pulang. Ditengah ditempatkan 3 kolam yang dapat dipakai putra/putri anda berenang dengan nyaman. Ember tumpah juga tersedia bagi yang ingin merasakan sensasi lain ketika berenang. Bapak/ibu bisa menghabiskan waktu di kolam dewasa yang lengkap dengan perosotan menantang. Selain kolam renang, tersedia dua buah ayunan, yang bisa dimanfaatkan untuk menyuapi putra/putri bapak/ibu sambil menunggu waktu pulang.
Untuk makanan, ada deretan kios yang menyediakan berbagai makanan, mulai dari bakso bakar, spagetti, seblak, baso ikan dan tentu saja mie instant. Tapi sepertinya untuk makanan berat, lebih baik membawa dari rumah karena kami berkunjung tidak tersedia disini.
Fasilitas ganti baju basah biasanya jadi problema ketika berenang. Tapi tidak disini, ada banyak kamar untuk ganti baju atau mandi. Terpisah antara laki-laki dan perempuan, jadi keamanan terjaga. Air juga banyak tersedia. Jadi secara umum amat nyaman.
Satu hal yang menurut saya mengurangi kesempurnaan ini ialah fasilitas mushola. Mushola yang tersedia hanya terdiri dari 3 shaf dengan lima baris. Jadi amat sempit. Berbanding terbalik dengan tempat untuk ganti baju.
Hari semakin siang, udara makin kencang berhembus. Ibu mertua sudah mulai merasakan kedinginan, saatnya untuk pulang. Kami kembali menempuh jalur yang sama, menuju Stasiun Cicalengka untuk kembali pulang ke Kiaracondong.
Mangga yang masih punya waktu liburan, ONIBA pantas untuk dikunjungi.













