Ganti ATM, Siapa Takut?

Perbankan saat ini adalah bagian tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Transaksi keuangan berkembang tidak hanya sekedar menabung,menyimpan uang atau mengambil tabungan.

Berkaitan dengan jasa perbankan, pasti erat hubungannya makhluk mungil tipis ini. Ya, dialah kartu ATM. Kartu yang memungkinkan transaksi keuangan tetap berjalan walau jam operasional bank telah tutup.

Kali ini, pengalaman yang harus kami alami ialah mengganti kartu ATM. Rekening putri kedua saya adalah rekening anak, padahal usianya sudah 17 tahun. ATMnya pun sudah expire.

Hal yang pertama kami lakukan ialah mencari keberadaan Bank. Karena alamat Bank tujuan  sudah berganti menjadi sebuah restoran. Akhirnya kami temukan bahwa posisi kantor Bank yang sekarang tidak begitu jauh dari alamat sebelumnya.



Saya fikir, putri saya bisa mengurus sendiri penggantian ATMnya. Jadi saya minta ia melakukannya tanpa saya. Ternyata, karena rekening anak-anak maka tanda tangan saya sebagai ibu tetap diperlukan. Akhirnya hari berikutnya, saya dampingi Ia ke Bank BNI Syariah Cabang Buah Batu. Inilah yang kami lakukan:

1. Menerima nomor antrian Customer Service dari Satpam Bank. Ketika kami datang, suasana amat lengang. Hanya ada satu orang antrian di depan kami. Jadi tanpa menunggu lama, kami bisa langsung dilayani.

Beberapa saat kemudian baru saya sadari bahwa, Bank ini tidak pernah benar-benar sepi. Pengunjung datang dan pergi bergantian.

2. Mendatangi meja Customer Service setelah dipanggil nomor antrian. Saya lihat ada empat meja Customer Service yang ditata amat rapi. Kami menuju meja dimana nomor kami dipanggil karyawati muda yang sepertinya sedang hamil. Beliau menanyakan maksud kedatangan kami.



3. Menyerahkan buku tabungan, KTP, dan ATM lama sebagai persyaratan penggantian ATM. Karena usia putri saya sudah 17 tahun, petugas menanyakan apakah akan dirubah menjadi rekening biasa, bukan anak-anak lagi?

4. Mengisi formulir perubahan rekening dan menandatangani formulir pernyataan karena kami memutuskan merubah bentuk rekening. Jenis tabungannya pun menjadi mudharabah bukan lagi wadi'ah.



5.Menyaksikan ATM lama digunting dan menerima buku tabungan lama yang digunting sampulnya.

6. Membayar Rp. 16.000, 00 untuk biaya penggantian ATM dan materai

Proses yang amat menyenangkan, dalam ruangan yang nyaman dengan pelayanan prima dari para petugasnya.


Salahsatu fasilitas membuat saya ingin kembali lagi ke tempat ini dengan putri keempat. Ruang bermain yang nyaman dengan mainan yang edukatif. Rasanya Jojo tidak akan komplain bila harus berlama-lama di sini.



Menurut saya, idealnya pusat bisnis seperti ini. Menjadikan mushola bagian yang tidak terpisahkan. Karena sesungguhnya transaksi kita juga berlandaskan keimanan.

Bravo BNI Syariah Buahbatu... Senang bertransaksi dengan Anda


You Might Also Like

26 komentar

  1. Wah, udah lama saya gak mampir ke BNI, ternyata sekarang ada arena bermain untuk anak-anak ya.. tempat yang ramah untuk anak.
    BTW ternyata proses mengganti ATM tidak sulit ya. Bisa dilakukan hanya dalam sehari

    BalasHapus
  2. Aku jadi keingetan kudu ke BNI ambil ATM punya anak, dulu sempat bikin tabungan dan bilang cukup buku tabungannya aja. Eh sekarang ternyata ya perlu juga kan ATM nya buat sekedar cek. Ganti ATM kini ga sulit ya bisa langsung ditunggu apalagi tempatnya yang nyaman bikin waktu tunggu ga kerasa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak. ATM menjadi kebutuhan sekarang mbak.

      Hapus
  3. Senangnya sudah berbagi informasi mbak,tahun depan anakku juga ganti ATM Krn 17 thn

    BalasHapus
  4. Nah ini...bagus ya, mushola di dalam gedung. Menjadi satu kesatuan dengan aktivitas banknya. Biasanya kan di luar gedung, harus nanya-nanya dulu. Sip...Gampang ya pelayanan BNI cepat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak. Mungkin karena mengusung konsep syariah ya.

      Hapus
  5. Sudah mulai mengenalkan menabung di bank buat putrinya ya Mbak. Anak saya yang kelas 6 SD juga sudah heboh minta dibuatkan tabungan, tapi belum saya izinkan. Mungkin nanti kalau dah 17 tahun ya Mbak. Sudah bisa bertanggung jawab tentang masalah keuangan. Keren fasilitas di BNI syariah.

    BalasHapus
  6. Gampang ya mbak..cara ganti ATM-nya
    DAn saya suka dengan layanan perbankan sekarang, memanjakan pelanggan dan menyediakan kebutuhan. Keren!

    BalasHapus
  7. wah sekarang mudah yaa, masyaallah udah gak ribet lagi. alhamdulillah ya semakin membaik bank-bank di indonesia nih. semoga makin baik lagi setiap saatnya dan kita sebagai pelanggan juga enggak merasa aman dan nyaman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga ya mbak. Jadi indikator membaiknya perekonomian juga

      Hapus
  8. Yuni ganti ATM biasanya karena lupa no pin jadi keblokir. atau karena kesingsal lupa naruhnya dimana. Ceroboh. Yes, I am. Duh malu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi... Sama sebenarnya tapi suami saya cerewet. Jd dipaksa harus rapi deh

      Hapus
  9. Saya sempat ganti kartu ATM akhir tahun lalu dan memang benar prosesnya gampang. Jauh dari bayanganku yang kayaknya ribet gitu.

    BalasHapus
  10. Jadi keinget kalo aku pun punya rek BNI yang mbuh sudah berapa tahun ga kepake dan kayanya harus diurus juga ke BNI untuk diaktifkan kembali..

    BalasHapus
  11. Penggantian kartu ATM gak ribet ya mba. Cuma saya malas kalau harus antri ke bank...Hehe...makasih ya infonya bermanfaat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak. Mengantri itu ga enak. Untungnya saat itu ga antri terlalu lama

      Hapus
  12. Aku pernah beberapa kali berkunjung ke sini mba. Dulu pas masi di Bandung dan masih jadi nasabahnya BNI. Emang ramah-ramah sih petugasnya. Temparnya juga bersih dan nyaman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaaah... Keduluan simbok ternyata hahaha

      Hapus
  13. setuju banget .. transaksi berdasarkan keimanan hehe

    BalasHapus